News Breaking News
Live
wb_sunny

Breaking News

DPRD Tulang bawang barat Gelar rapat Paripurna, KUA-PPAS Perubahan APBD Tahun 2026

DPRD Tulang bawang barat Gelar rapat Paripurna, KUA-PPAS Perubahan APBD Tahun 2026



Tulang bawang barat satuclicks.com,— DPRD Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menggelar Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Tubaba, Jumat (7/8/2026), menjadi tahapan penting dalam menentukan arah kebijakan anggaran dan pembangunan daerah ke depan.


Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Tubaba Busroni, S.H., didampingi Wakil Ketua I Ponco Nugroho, S.T., dan Wakil Ketua II S. Joko Kuncoro, S.I.Kom. Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Tulang Bawang Barat Novriwan Jaya, Wakil Bupati, Forkopimda, para kepala OPD, serta camat se-Kabupaten Tubaba.Dalam sambutannya, Bupati Novriwan Jaya menyampaikan bahwa penyampaian Rancangan Perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2026 merupakan bagian penting dalam tahapan penyusunan Perubahan APBD. Dokumen tersebut disusun untuk menyesuaikan kebijakan pembangunan daerah dengan dinamika kondisi ekonomi, kebutuhan pembangunan, kemampuan fiskal daerah, serta ketentuan peraturan perundang-undangan.




Bupati menjelaskan, Rancangan Perubahan KUA memuat proyeksi perubahan pendapatan, belanja, dan pembiayaan daerah berdasarkan asumsi makro ekonomi, kebijakan fiskal, serta regulasi pemerintah.


Sementara Rancangan Perubahan PPAS memuat perubahan prioritas pembangunan dan plafon anggaran sementara pada setiap urusan pemerintahan, program dan kegiatan perangkat daerah, termasuk rencana pembiayaan daerah.


Dalam pemaparannya, Novriwan mengungkapkan adanya sejumlah penyesuaian pada struktur APBD 2026. Target Pendapatan Daerah dalam Perubahan KUA-PPAS 2026 disesuaikan dari sebelumnya Rp831.977.408.619 menjadi Rp820.337.587.606,12.Di dalamnya, Pendapatan Asli Daerah (PAD) justru mengalami peningkatan dari Rp71.330.462.457 menjadi Rp77.925.636.299,12. Sementara Pendapatan Transfer mengalami penyesuaian dari Rp760.646.946.162 menjadi Rp742.411.951.307.


Pada sisi belanja, total Belanja Daerah diproyeksikan berubah dari Rp827.477.408.619 menjadi Rp818.017.852.849,21. Anggaran tersebut terdiri atas Belanja Operasi dan Belanja Modal sebesar Rp697.558.124.983,21, Belanja Tidak Terduga sebesar Rp350 juta, serta Belanja Transfer sebesar Rp120.109.727.866.Sementara itu, Penerimaan Pembiayaan Daerah meningkat cukup signifikan, dari Rp8,5 miliar menjadi Rp40.680.265.243,09. Adapun Pengeluaran Pembiayaan Daerah berubah dari Rp13 miliar menjadi Rp43 miliar.


Menurut Bupati, seluruh penyesuaian tersebut akan menjadi bagian penting dalam penyusunan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun Anggaran 2026.Ia menegaskan, sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD sangat dibutuhkan agar kebijakan anggaran yang dihasilkan benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta mendukung percepatan pembangunan daerah.“Kami berharap seluruh pihak dapat terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam menghadapi berbagai isu strategis serta mewujudkan pengelolaan APBD yang lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujar Novriwan.


Menutup penyampaiannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Tubaba atas dukungan serta kerja sama yang telah terjalin.


Ia berharap pembahasan Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026 dapat berlangsung konstruktif dan menghasilkan kebijakan anggaran yang berkualitas, tepat sasaran, serta mampu memperkuat pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Tulang Bawang Barat.


Dengan pembahasan KUA-PPAS Perubahan 2026 tersebut, Pemkab Tubaba dan DPRD diharapkan dapat menyatukan langkah dalam memastikan setiap rupiah anggaran daerah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya Tubaba yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.

Admin:

Satuclicks:

(Frmn) 

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar